LOGIN TO JOURNESIA

or
CLOSE

Surga Kecil di Ujung Madura

dwimuis

On

Madura, begitu mendengar namanya mungkin sebagian orang akan berpikiran tentang adat dan budaya yang keras, kolot, dan mungkin cenderung anarki. Tapi siapa sangka Madura tak hanya seputar tentang hal negatif itu. Budaya, kuliner, dan wisata yang kaya membuat tempat ini menjadi salah satu tujuan destinasi di Jawa Timur saat ini.

Gugusan pulau-pulau kecil di sekitarnya membuat pulau kecil ini tak kalah dengan kepulauan seribu di jakarta, kepulauan karimun jawa, atau pun mungkin gugusan di nusa tenggara.

Pulau Gili Labak, pulau yang hanya memiliki luas lima hektar ini begitu memikat wisatawan saat ini. Tak heran, karena beberapa pesona keindahan yang ditawarkan pulau mungil ini. Pantai pasir putih yang menghampar, warna laut yang menyegarkan mata, dan pesona sunrise dan sunsetnya.

SEKALI-KALI CARI SPOT SENDIRI

Bulan April lalu, saya dan beberapa teman saya memutuskan untuk mengunjungi pulau ini dikarenakan rasa penasaran dan ketertarikan akan pulau ini. Empat belas orang ku boyong untuk menjelajahi keindahan gili labak. Berangkat dari Surabaya, perjalanan darat ke Sumenep menempuh waktu kurang lebih 4 jam dan barulah kita semua sampai ke pelabuhan kali anget. Di pelabuhan ini biasanya penyebrangan ke pulau gili labak dikoordinir oleh beberapa travel agensi yang berada di sekitar pelabuhan. Penyebrangannya sendiri memakan waktu 2 jam perjalanan dengan perahu besar nelayan yang mampu memuat hingga 15 orang penumpang. Kami disarankan berangkat pukul 3 pagi agar  dapat menikmati keindahan sunrise pulau gili labak dan kami pun sepakat. Namun  sayangnya matahari nampak malu-malu tertupi awan pagi itu hanya sebagian sinarnya saja yang dapat kami lihat. Sampai di pulau pukul setengah 6 pagi kami pun sedikit mengabadaikan momen kedatangan kami setelah itu kami menuju penginapan, berupa rumah warga yang disewakan, yang termasuk dalam paket wisata yang kami ambil. Sambutan ramah pun kami dapatkan. Usai mengisi tenaga dengan sarapan yang telah tersedia, kami pun segera melakukan kegiatan pertama di pulau ini, snorkling. Awalnya kami sempat kebingungan mencari spot untuk snorkling, ya memang di pulau ini kita dibebaskan untuk mencari sendiri spot snorkling, berbeda dengan tempat lain yang sudah diantarkan dengan perahu untuk menuju spot. Spot snorkling juga hanya berada di sekitaran pulau. Setelah  menemukan spot yang kita cari kita segera bermain air. Berbagai karang yang cukup indah dapat kita lihat di sini termasuk anemon dan clownfish. 

SERASA PULAU PRIBADI

Sore harinya setelah letih berenang dan beristirahat kami pun kembali menikmati keindahan pulau gili labak ini. Foto-foto di hamparan pasir ditemani tenggelamnya sang surya pun kami pilih untuk menjadi kegiatan kita sore itu. Ada yang menarik di sore ini, hanya kami berempat belas lah wisatawan sore itu sehingga pulau pun terasa sepi bak pulau pribadi. Sesi foto layaknya pemotretan khusus pun kami lakukan dengan latar belakang pulau pribadi kami. Dan malam harinya pun kami membuat api unggun.

Ada sedikit saran jika ingin menikmati pulau ini layaknya pulau pribadi. Pertama pastinya lebih baik kita berangkat pada weekdays karena pada saat weekend pengunjung bisa membludak hingga 200 lebih per harinya. Dan yang kedua adalah menginap, atau mengambil paket 2 days 1 night. Dikarenakan banyak pengunjung yang hanya mengambil paket 1 hari maka pada pantai akan ramai pada saat tertentu saja yakni pada pagi hari hingga siang sehingga pantai akan sepi saat sore dan malam hari.

KEKURANGAN

Ada sedikit kekurangan yang mungkin terdapat di pulau nan indah ini, kendala bahasa yang menjadi masalah utama. Hanya beberapa warga yang mampu berbahasa Indonesia, satu atau dua orang saja. Hampir semua hanya mampu berbahasa daerah saja. Kedua adalah masalah fasilitas yang masih kurang memadai, hanya ada beberapa kamar mandi. Listrik hanya tersedia di malam hari saja. Dan masalah yang bisa menjadikan sesuatu hal serius adalah masalah kebersihan, sampah-sampah yang semakin menumpuk bisa membuat keindahan pulau ini hilang, dan banyak orang yang buang hajat sembarangan. Semoga saja ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat agar keindahan pulau ini dapat terjaga.



0 Comments

Be the first to comment.