LOGIN TO JOURNESIA

or
CLOSE

Puncak Mega Gunung Puntang

prabows

On

Puncak Mega Gunung Puntang 2222 MDPL, Banjaran, Bandung Selatan.

Sebuah pengalaman dalam hidup yang tidak bisa dilupakan. Pengalaman pertama naik gunung di usia 22 tahun. Alasan baru pertama naik gunung selama hidup karena orang tua yang tidak mengizinkan. Orang tuaku punya rasa khawatir yang sangat berlebih. Tapi, namanya juga orang tua. hehehe

Jadi, pada bulan lalu teman saya bernama Adam yang hobinya naik gunung mengajak aku untuk hiking ke Gunung Puntang. Dengan berbagai macam hasutannya akhirnya aku terbujuk dan tertarik untuk ikut hiking, dan itu nekat tanpa persiapan olahraga dan tanpa izin orang tua.

Pada hari H, tiba di kaki gunung puntang dan saat itu aku dan teman-teman aku disambut dengan hujan yang lebat. Hiking pertama aku langsung di beri hujan oleh sang pencipta.hahaha

Awal pendakian track masih seperti perkiraan ku, setelah berjalan selama 30 menit dan aku menyeberangi aliran sungai kecil. Dan setelah itu ada tanjakan yang luar biasa dengan tanah yang licin. kira-kira kemiringan 60 derajat. aku yang awam dalam hiking langsung berbalik dan bertanya kepada teman-teman ku apakah akan seperti ini sampai puncak?

Teman-teman ku hanya bilang nikmatin aja. oh iya aku belum kasih tau kalo aku memiliki postur tubuh yang cukup bulat dengan berat 75 kg. makannya aku panik ketika liat tanjakan seperti itu. hahaha

Singkat cerita sudah setengah perjalanan, disitu aku yang paling jelek fisiknya. Teman-teman ku selalu menunggu aku jika aku beristirahat. Melihat waktu, akhirnya salah satu temenku naik dluan dengan maksud memasang tenda agar sudah siap saat magrib.

Dari 6 orang, sisa 5 termasuk aku karena yg 1 naik lebih dlu. Di sini track sudah benar-benar yang tidak aku perkirakan. tanjakan-tanjakan curam dan tanag licin terus menyambut aku. aku sempat ingin menyerah tapi karena support dari teman-temanku akhirnya setelah 5 jam aku sampai di tenda.

Singkat cerita, setelah istirahat dan makan di tenda. Keesokan Paginya aku muncak. kurang lebih 45 menit akhirnya sampai dipuncak. oh iya selama 45 menit itu tanjakannya sangat sadis, pengen nangis rasanya hahaha.

Akhirnya setelah sampai puncak, dan baju basah sekali dengan keringat. tiba-tiba rasa lelah hilang seketika. melihat pemandangan yang indah, udara yang sejuk, dengan sedikit becandaan bersama teman-teman. Oh iya teman-temanku ini adalah Isal, Adam, Iqbal, 2 lagi sejujurnya saya lupa karena baru kenal dan jarang ngobrol hehehe

Dari situ aku mendapat pelajaran hidup, dalam hiking ke puncak gunung bukanlah gunung yang ditaklukan, tetapi rasa lelah, rasa tidak mampu yang kita kalahkan. Buat hidup kalian luar biasa, keluar dari comfort zone kalian.

Dengan demikian, Kita akan lebih menghargai diri sendiri dan bangga kepada diri kita sendiri.

Setelah turun gunung, saya menelpon orang tua ku dan aku cerita kalo sudah naik gunung dan mengirimkan foto kepada mereka. akhirnya sekarang mereka mengizinkan aku untuk naik gunung. :))



2 Comments