LOGIN TO JOURNESIA

or
CLOSE

PRAU PEAK: MORE THAN JUST HIKING, THIS IS HEAVEN!

abdjafar

On

Tanggal muda adalah keadaan yang membuat iman tergoda buat pergi ke mall, belanja barang-barang baru yang ternyata ga terlalu penting buat kamu. Nah! Dari pada belanja ke mall habisin duit tanpa dapetin momen yang berharga, mending fakansi bareng temen-temen kesayanganmu melihat pesona alam Indonesia yang wow banget. Dan kali ini aku akan ngajak kamu pergi ke salah satu surga dunia buat lihat sunrise.

GUNUNG PRAU, DIENG PLATEU

FYI  About Prau, Dieng.

Puncak Prau terletak di dataran tinggi (Plateu) Dieng. Dieng terletak diantara kabupaten Wonosobo dan Banjar Negara, Jawa Tengah, Indonesia. Menurut Sejarahnya nama Dieng berasal dari gabungan dua kata bahasa Kawi: "di" yang berarti "tempat" atau "gunung" dan "Hyang" yang bermakna “Dewa”. Dengan demikian, Dieng berarti daerah pegunungan tempat para dewa dan dewi bersemayam. Bener aja nih pemandangannya ajib banget, pantes aja dewa dan dewi betah bersemayam di sini hmm, emang indah ibarat setetes surga yang jatuh ke bumi. #WOAAAANDERFULL.

Let’s Go There! Gimana Cara Buat Kesana?

So easy to get there, ke Gunung Prau bisa dicapai dengan naik bis atau kereta api. Kalau kamu memilih naik bis, pilihannya adalah rute bis menuju terminal Wonosobo, Jawa tengah dengan kisaran harga mulai RP.100.000-RP.150.000 (dari Jakarta). Kalau naik kereta, cari kereta yang berangkat menuju stasiun Purwokerto (Harga dari Jakarta Rp.100.000-Rp.150.000), dari stasiun Purwokerto lanjut naik bis ke terminal Wonosobo. Di terminal wonosobo akan ada banyak suara mas-mas teriak “Dieng, Dieng!”, eits itu bukan berarti kamu sudah sampai di Dieng, itu suara kondektur bis menawarkan jasa transport dari terminal Wonosobo tujuan Dieng, Patak Banteng, tarifnya berkisar antara Rp.20.000-Rp.25.000.

Jangan Kelewatan Nyobain Mie Ongklok dan Carica!

Sampai di Dieng, jangan buru-buru buat langsung nanjak ke puncak Prau, di sana banyak makanan khas Wonosobo yang sayang kalo dilewatin buat isi perut kamu yang kosong selama perjalanan. Ada “Mie Ongklok” Mie kuning yang direbus dengan sayuran dan kuah kental khas dieng wajib kamu cobain. Buat hidangan penutup ada manisan buah Carica yang enak banget, buah berwarna kuning ini memiliki rasa manis legit, yang konon katanya buah ini cuma ada di Dieng.

Berjumpa Rambut Gimbal, Track Berpasir dan Berdebu.

Dari Pos Pendakian Patak Banteng ke puncak Prau di tempuh dalam waktu berkisar antara 2-3 jam perjalanan. Dari Pos Pendakian menuju pos check point pertama kamu akan melewati rumah dan perkebunan milik warga sekitar. Akan sangat beruntung jika kamu bisa bertemu dengan anak-anak berambut gimbal, yang merupakan fenomena misterius di Plato Dieng.

Perjalanan akan melalui 3 pos check point, track didominasi oleh debu dan pasir, put on your mask! Kamu harus ekstra hati-hati dalam melangkah, karena walau track pendakian menuju puncak Prau dapat ditempuh dalam yaktu singkat, namun track-nya lumayan curam bagi pendaki pemula.

Setelah Melalui track berdebu dan terjal, sampailah di puncak Prau. Di puncak kamu harus cepat-cepat mendirikan tenda, jika sudah malam kamu bisa keginginan bila lama-lama di luar karena rata-rata suhu di puncak Prau cukup rendah yaitu 16'C-0'C. Bakalan asyik jika suasana dingin ditemani secangkir kopi panas yang membuat suasana jadi hangat buat ngobrol bareng teman-teman. Malam perlahan menutupi sinar matahari, cahaya bulan dan bintang bersemi menampakkan sinarnya, waktunya untuk istirahat.

Hujan di Track Berpasir dan Bebatuan

Hati-hati saat mendaki ke Gunung Prau ketika musim hujan tiba, menurut pengalaman yang saya alamin, track bebatuan dan berpasir di Gunung Prau akan berubah menjadi track bebatuan yang licin. So, mind your step!

Menjelang Subuh

Menjelang subuh sinar mentari mulai terlihat di katulistiwa, warna jingga berbaur dengan kegelapan menhasilkan warna horizon yang biru. Dihiasi bintang kejora yang tidak mau kalah oleh silaunya sinar mentari di katulistiwa. Sungguh gradasi alami yang begitu indah.

Can't Handle Your Camera


Take a Breath, Sunrise!

Sun will raising at 4 in the morning, the breathtaking moment that shown the Golden Sunrise on epic landscape, oh how you just can’t handle your camera to takes a pictures or selfie. The one of best sunrise landscape in the world are in front of you. The shadow of many mountains on central Java formatting a beautiful silhouette want to entertaining your eyes. 

After the breathtaking sunrise, you’d not to be worry, that just a beginning of the show. Sun has raising, the shadow has gone, beautiful silhouette of many mountains turn to amazing view’s of Sindoro and Sumbing mountain. Merbabu and Merapi won’t to hide, the both shown a faded in distance.

Can't Handle Your Camera

Beautiful Landscape

Not just beautiful sunrise with amazing landscape, you can find vegetation around the Prau peak. Daisy Flowers growing wild on savanna, don’t pick or step on the flowers to preserving them. 

Beautiful Silhouette

After the breathtaking sunrise, you’d not to be worry, that just a beginning of the show. Sun has raising, the shadow has gone, beautiful silhouette of many mountains turn to amazing view’s of Sindoro and Sumbing mountain. Merbabu and Merapi won’t to hide, the both shown a faded in distance.

Dari cita rasa khas Mie Ongklok dan manisnya buah Carica, hingga sunrise terindah di dunia dan epic landscape tersedia di sana. Nah, jadi kapan kamu pergi ke Gunung Prau?


Thanks for reading!

about me click here




0 Comments

Be the first to comment.