LOGIN TO JOURNESIA

or
CLOSE

Malang-TEMPAT AWAL MULA (1)

tuhfah-amaliah

On

Malang, April 2014

Tempat awal mula.

Biasanya ga pernah pergi jauh dari rumah. Atau ga pernah pergi jauh dari daerah Jawa Barat dan sekitarnya. Perjalanan ini udah direncanain dari sekitar bulan Oktober 2013, tapi baru terlaksana bulan April 2014. Saat itu statusnya masih jadi mahasiswi Institut di Bogor jadi masih terpaku sama skripsi yang lama banget selesainya. Jadi setelah semuanya beresan baru bisa berangkat dengan lebih lega karena tinggal nunggu wisuda aja.

Berangkat bareng temen yang semuanya cewe. dan sebelumnya udah ada semacam technical meeting ngebahas mau kemana dengan budget berapa dan yang pasti mau nginep dimana. Rata-rata dari kami semua belum ada yang pernah ke daerah Malang. Tapi salah satu dari kita ada yang tinggal di sana, jadi ditunjukklah rumah dia yang akan kita pake sebagai tempat tinggal ( agak semena2 :p) lumayan buat hemat budget makan dan homestay hehe

So, berangkat dengan KA Matarmaja Ps.Senen-Malang yang saat itu tarifnya masih 65.000 ya sekarang udah 115.000. Berangkat pukul 2.00 siang dan dengan segala keterlambatan kereta yang udah berasa wajar aja. Sampai di Stasiun Malang dijemput dan langsung ke rumah temen makan dan berbesih diri. Perjalanan dilanjutkan dengan rencana menuju Trowulan dulu, lalu lanjut ke Bromo dengan harapan bisa liat langsung sunrise disana.

Ke Trowulan (Mojokerto) pake mobil yang udah disewa. Lumayan, 700 ribu buat ke Mojokerto dan sampe Bromo (PP) dibagi kami yang berangkat ber-9, sekitar 77-ribuan satu orangnya. Di Trowulan kami menuju Candi Tikus dan Candi Bajang Ratu. Sebenernya di sekeliling situ masih ada beberapa situs yang bisa dikunjungi. Kami sempat ke padepokan dan melihat kolam segara, sebuah kolam dari kerajaan Majapahit.

Malang-TEMPAT AWAL MULA (1)-Malang-Art and History-Heritage Sites-tuhfah amaliah

Gapura Bajang Ratu

ini Bajang Ratu, yang biasanya di sebut candi padahal adalah sebuah gapura

yang ini adalah Candi Tikus, ditengah-tengahnya adalah replika Mahameru yang merupakan tempat tinggal para dewa. Saat pertama kali ditemukan, candi ini dipenuhi oleh sarang tikus. Makanya namanya Candi Tikus

Pas di candi Tikus kebetulan ada tukang jual jagung rebus murah banget. 1000 per potong. Murah banget ! Karena cuaca mulai ga mendukung buat explore lebih jauh, kita memutuskan ke tempat selanjutnya. Melihat patung Budha terbesar se-Asia Tenggara.

Ini salah satu patung Budha tidur terbesar di dunia. Terletak di Maha Vihara Mojokerto

FYI : Untuk masuk ke situs-situs ini ga ditarikin biaya (2014). Cuman kita bayar seikhlasnya ke penjaga yang ada disana. Apalagi buat masuk ke Maha Vihara, ga ada bayaran sama sekali. Tapi kerennya, situs-situs sejarah disini masih dijaga baik, bersih. Walaupun dalam beberapa tempat yang dilewati masih ada situs penggalian yang terlihat terbengkalai. Entah memang sedang tidak ada yang menjaga atau mengurusi. Well its good to spend your little time buat ke Mojokerto, mengenal lagi kerajaan yang sempat masyhur di jaman dulu

(to be continued......)



0 Comments

Be the first to comment.