LOGIN TO JOURNESIA

or
CLOSE

Damainya Malam di Pulau Dutungan Sulawesi Selatan

kakituli

On

Berangkat kerja di pagi hari lalu pulang petang setiap harinya dengan tumpukan tanggung jawab kantor tentunya sangat membosankan, atau melulu bertemu dosen dengan tugas estafet setiap hari, tentunya weekend adalah hal yang sangat dinanti, membayangkan melepaskan diri dari rantai yang melilit di kepala walau hanya sehari akan sangat membantu sebagai pembangkit semangat untuk kembali beraktivitas di hari Senin.

Tapi belum punya agenda dan rencana refreshing weekend ini? Ingin merasakan keseruan kemping di alam tapi waktu tidak akan cukup jika harus naik gunung. Bagaimana jika kemping semalam di pantai? Tentunya bukan ide yang buruk. Oke, kalau begitu penulis akan mengajak kamu kemping semalam di Pulau Dutungan, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Letaknya yang hanya di pinggiran kota menjadikan akses ke Pulau Dutungan sangatlah mudah dijangkau. Kabupaten Barru terletak sekitar 100 kilometer dari Kota Makassar, bisa ditempuh dengan waktu 2,5 jam dengan kendaraan bermotor, sesampainya di perempatan Pekakkae 5 kilometer di sebelah kiri akan dijumpai gerbang bertuliskan "Selamat Datang di Wisata Pulau Dutungan". 200 meter kedalam, kita sudah sampai di dermaga, lalu menyeberang ke Pulau Dutungan hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari 30 menit karena lokasinya yang sangat dekat dan bisa dilihat dari dermaga penyeberangan.

Biaya untuk transportasi perahu dari dermaga ke Pulau Dutungan sangat terjangkau, yaitu Rp 30.000/orang pada hari biasa, dan Rp 50.000/orang di hari libur, ini sudah termasuk biaya antar jemput pulang-pergi. Saat ini di Pulau Dutungan sedang dilakukan pengembangan fasilitas seperti penginapan, WC, dan warung. Juga diperbolehkan membangun tenda dengan syarat melapor dan membayar biaya inap sebesar Rp 50.000/malam.

Untuk lokasi mendirikan tenda, penulis sarankan agar mengambil lokasi di sebelah barat pulau, karena lokasi yang strategis dengan pasir bersih yang lapang, diteduhi banyak pepohonan rindang dan juga pemandangan sunset yang menawan di kala senja.

Suasana malam hari yang sangat tenang, hanya gemuruh ombak yang berlarian ke tepi pantai, dengan perapian di depan tenda adalah suasana yang sangat damai dan juga menyenangkan apalagi dibumbui taburan canda tawa sahabat yang mencair dalam hangatnya segelas kopi.

Have a nice trip guys!

-Kakituli-

Mksr, 2017



0 Comments

Be the first to comment.