LOGIN TO JOURNESIA

or
CLOSE

Curug Di Bumi Bagelen

fajar_purworejo

On

Curug berasal dari bahasa Sunda atau Jawa yang berarti air terjun. Setiap daerah pasti memiliki curug yang menjadi kebanggaan warga daerahnya. Pada zaman dahulu, Bagelen merupakan kawasan di selatan Jawa Tengah. Namun, seiring berjalannya perkembangan kerajaan, nama Bagelen sekarang hanya menjadi nama sebuah kecamatan di Kabupaten Purworejo. Oleh karena itu, Kabupaten Purworejo sering diidentikkan dengan daerah Bagelen.

Purworejo memiliki potensi wisata curug yang cukup baik jika digarap secara maksimal. Pengembaraan pencarian curug selama ini dilakukan dengan menggunakan motor, dengan maksud agar lebih leluasa mencapai curug tujuan. Berikut curug yang pernah aku jelajahi di Bumi Bagelen ini.

1. Curug Silangit, Somongari

Somongari sebuah desa tempat dimana pahlawan nasional kita WR Supratman dilahirkan. Ternyata, di sini terdapat sebuah curug yang indah dengan nama curug Silangit Somongari. Perjalanan bisa ditempuh menggunakan angkot yang ada di sekitar perempatan patung WR Supratman. Ataupun bisa dengan mobil dan motor karena jalanan sudah cukup baik menuju lokasi.

Untuk menuju curug memang butuh perjuangan yang cukup melelahkan, namun mengasyikkan. Di sepanjang perjalanan, dapat kita jumpai kebun durian dan manggis. Kita bisa makan durian langsung di lokasi dengan membeli ke petani durian. Desa ini termasuk penghasil durian yang enak dan mantab.

Perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 30 menit terbayar sudah dengan keindahan panorama dan kesejukan air dari curug.

Bagaimana menuju curug ini?

Naik kereta => Turun di stasiun Kutoarjo, kemudian naik angkot jurusan Purworejo (A), turun di terminal angkot pasar Purworejo. Selanjutnya, naik angkot jurusan desa Somongari, turun di memorial house WR Supratman. Langkah selanjutnya, tanya penduduk setempat.

Naik bis => Turun di terminal Purworejo, kemudian naik angkot jurusan Purworejo (A), turun di terminal angkot pasar Purworejo. Selanjutnya, naik angkot jurusan desa Somongari, turun di memorial house WR Supratman. Langkah selanjutnya, tanya penduduk setempat.

Naik motor => Dari Jogja: menuju ke arah alun-alun Purworejo, kemudian ke arah timur menuju patung WR Supratman, jalan terus ikuti petunjuk arah menuju desa Somongari. Dari Magelang: pertigaan kolam renang arta tirta lurus terus ke arah pasar Baledono, kemudian menuju patung WR Supratman, jalan terus ikuti petunjuk arah menuju desa Somongari. Dari arah Jakarta: menuju ke arah alun-alun Kutoarjo, kemudian ke arah timur sampai ke alun-alun Purworejo, selanjutnya ke arah timur menuju patung WR Supratman, jalan terus ikuti petunjuk arah menuju desa Somongari. 

2. Curug Muncar, Bruno

Bruno merupakan sebuah kecamatan di bagian utara kota Kutoarjo (masih wilayah Kabupaten Purworejo). Bruno memiliki kondisi geografis berupa pegunungan sehingga cukup banyak dijumpai curug. Salah satunya adalah curug Muncar. Curug ini sangat deras walaupn sedang musim kemarau. Curug ini berada di jalur Kutoarjo-Wonosobo. Perjalanan dari tempat parkir ke curug sekitar 30 menit.

Bagaimana menuju curug ini?

Naik kereta => Turun di stasiun Kutoarjo, kemudian naik angkot jurusan Purworejo (A), turun di pasar Kutoarjo. Selanjutnya, naik angkot jurusan desa Bruno. Tanya ke bapak angkot. Kemudian naik ojek menuju lokasi.

Naik bis =>Turun di terminal Kutoarjo, kemudian naik angkot jurusan Purworejo (A), turun di pasar Kutoarjo. Selanjutnya, naik angkot jurusan desa Bruno. Tanya ke bapak angkot. Kemudian naik ojek menuju lokasi.

Naik motor => Dari Jogja/ Magelang: menuju ke arah alun-alun Purworejo, kemudian ke arah barat setelah kali jali (sungai), ada jalur alternatif ke Wonosobo. Ikuti Jalan ke arah kecamatan Bruno (sekitar 1,5 jam). Dari arah Jakarta: menuju ke arah alun-alun Kutoarjo, kemudian maju sekitar 100 meter ada jalur alternatif ke Wonosobo. Ikuti Jalan ke arah kecamatan Bruno (sekitar 1,5 jam).

3. Curug Kaliurip, Kemiri

Kemiri merupakan sebuah kecamatan di bagian barat laut kota Kutoarjo (masih wilayah Kabupaten Purworejo). Curug ini tidak sederas curug yang lainnya. Keindahan curug ini dilihat dari dinding-dinding batuan di sekitar curug. Untuk menuju ke dekat lokasi curug ini hanya bisa ditempuh dengan motor.

Bagaimana menuju curug ini?

Naik kereta => Turun di stasiun Kutoarjo, kemudian naik angkot jurusan Purworejo (A), turun di pasar Kutoarjo. Selanjutnya, naik angkot jurusan desa Kemiri. Turun di alun-alun Kecamatan Kemiri. Tanya ke bapak angkot. Kemudian naik ojek menuju lokasi.

Naik bis => Turun di terminal Kutoarjo, kemudian naik angkot jurusan Purworejo (A), turun di pasar Kutoarjo. Selanjutnya, naik angkot jurusan desa Kemiri. Turuh di alun-alun Kecamatan Kemiri. Tanya ke bapak angkot. Kemudian naik ojek menuju lokasi.

Naik motor => Dari Jogja/ Magelang: menuju ke arah alun-alun Purworejo, kemudian ke arah barat ke alun-alun Kutoarjo. Lurus terus, setelah terminal Kutoarjo ada belokan ke kanan. Ikuti Jalan ke arah kecamatan Kemiri. Ada pertigaan ke arah kanan, kemudian sebelum jembatan ada belokan ke arah kiri. Ikuti jalan itu. Dari arah Jakarta: menuju ke arah alun-alun Kutoarjo, sebelum terminal Kutoarjo ada belokan ke kiri. Ikuti Jalan ke arah kecamatan Kemiri. Ada pertigaan ke arah kanan, kemudian sebelum jembatan ada belokan ke arah kiri. Ikuti jalan itu.

Tapi jangan kebablasan, aku pernah kebablasan sampai hutan pinus-pinus, nanti turunnya ngeri. Tapi bagus juga pemandangannya dari atas ketika kami tersesat.

4. Curug Gunung Putri, Bruno

Masih di Kecamatan Bruno. Kecamatan Bruno memang memiliki wisata alam yang indah. Curug yang baru saja diresmikan adalah Curug Gunung Putri. Curug ini sudah tertata dengan rapi dengan fasilitas yang sudah cukup memadai. Curug yang tinggi dan tidak deras membuat curug ini semakin indah. Ditambah juga area istirahat di sekitar hutan pinus. Ada juga jembatan awang-awang yang bisa meliat hamparan pohon dan bukit.

Naik kereta => Turun di stasiun Kutoarjo, kemudian naik angkot jurusan Purworejo (A), turun di pasar Kutoarjo. Selanjutnya, naik angkot jurusan desa Bruno. Tanya ke bapak angkot. Bilang saja mau ke curug gunung putri. Kemudian naik ojek menuju lokasi.

Naik bis => Turun di stasiun Kutoarjo, kemudian naik angkot jurusan Purworejo (A), turun di pasar Kutoarjo. Selanjutnya, naik angkot jurusan desa Bruno. Tanya ke bapak angkot. Bilang saja mau ke curug gunung putri. Kemudian naik ojek menuju lokasi.

Naik motor => Dari Jogja/ Magelang: menuju ke arah alun-alun Purworejo, kemudian ke arah barat setelah kali jali ada jalur alternatif ke Wonosobo. Ikuti Jalan ke arah kecamatan Bruno (sekitar 1,5 jam). Setelah kantor kecamatan ada belokan ke kiri. Tanya saja ke penduduk setempat. Dari arah Jakarta: menuju ke arah alun-alun Kutoarjo, kemudian maju sekitar 100 meter ada jalur alternatif ke Wonosobo. Ikuti Jalan ke arah kecamatan Bruno (sekitar 1,5 jam). Setelah kantor kecamatan ada belokan ke kiri. Tanya saja ke penduduk setempat.

5. Curug Siklotok, Kaligesing

Kaligesing merupakan kecamatan masih dalam wilayah kabupaten Purworejo. Kaligesing memiliki potensi utama yaitu peranakan kambing etawa ras kaligesing, buah durian, dan buah manggis. Kecamatan ini berada di kawasan pegunungan Menoreh. Salah satu curug yang bisa dijumpai adalah curug Siklotok. Menujuke curug ini cukup mudah. Mobil juga bisa masuk hingga ke lokasi.

Bagaimana menuju curug ini?

Naik kereta => Turun di stasiun Kutoarjo, kemudian naik angkot jurusan Purworejo (A), turun di terminal angkot di pasar Purworejo. Nah, selanjutnya tanya ke bapak angkot, angkot jurusan ke curug siklotok kaligesing.

Naik bis => Turun di terminal Purworejo, kemudian naik angkot jurusan Purworejo (A), turun di terminal angkot di pasar Purworejo. Nah selanjutnya tanya ke bapak angkot, angkot jurusan ke curug siklotok kaligesing.

Naik motor => Dari Jogja: menuju ke arah alun-alun Purworejo, kemudian ke arah timur menuju patung WR Supratman, jalan terus ikuti petunjuk arah menuju curug siklotok kaligesing. Dari Magelang: pertigaan kolam renang arta tirta lurus terus ke arah pasar baledono, kemudian ke arah timur menuju patung WR Supratman, jalan terus ikuti petunjuk arah menuju curug siklotok kaligesing. Dari arah Jakarta: menuju ke arah alun-alun Kutoarjo, kemudian ke arah timur sampai ke alun-alun Purworejo, selanjutnya ke arah timur menuju patung WR Supratman, jalan terus ikuti petunjuk arah menuju menuju curug siklotok kaligesing.

6. Curug Taman Sari, Loano

Loano juga merupakan kecamatan di kabupaten Purworejo sebelah utara. Jarang orang mengetahui curug ini. Namun curug ini sudah ada sedikit perbaikan fasilitas. Ketika aku menjumpai curug ini, akung sekali sedang tidak ada airnya. Namun, suasana cukup sejuk dan tenang untuk melepaskan penat. Jalur menuju curug ini cukup sulit, namun untuk orang yang berjiwa petualang baguslah untuk mengasah minatnya.

Bagaimana menuju curug ini?

Naik kereta => Turun di stasiun Kutoarjo, kemudian naik angkot jurusan Purworejo (A), turun di terminal angkot di pasar Purworejo. Naik angkutan jurusan banyuasin (Loano). Naik ojek dan tanya penduduk setempat.

Naik bis => Turun di terminal Purworejo, kemudian naik angkot jurusan Purworejo (A), turun di terminal angkot di pasar Purworejo. Naik angkutan jurusan banyuasin (Loano). Naik ojek dan tanya penduduk setempat.

Naik motor => Dari Jogja: menuju ke arah alun-alun Purworejo, kemudian ke arah utara (jalan magelang), jalan terus ikuti petunjuk arah menuju banyuasin. Ada plang banyuasin ke arah kanan, dan tanya penduduk setempat. Dari Magelang: Ada plang banyuasin ke arah kiri, dan tanya penduduk setempat. Dari arah Jakarta: menuju ke arah alun-alun Kutoarjo, kemudian ke arah timur sampai ke alun-alun Purworejo, kemudian ke arah utara (jalan magelang), jalan terus ikuti petunjuk arah menuju banyuasin. Ada plang banyuasin ke arah kanan, dan tanya penduduk setempat.

7. Curug Lumbung, Bener

Curug terakhir di Purworejo yang aku jelajahi adalah curug lumbung. Curug ini tidak seperti curug lainnya yang berada di ketinggian. Curug ini berada di bawah persawahan. Lebih tepatnya di sebuah kali. Curug ini memiliki keindahan dinding dinding kali yang terkikis oleh air. Untuk menuju curug ini sangat mudah dan bisa dilalui mobil sampai lokasi.

Bagaimana menuju curug ini?

Naik kereta => Turun di stasiun Kutoarjo, kemudian naik angkot jurusan Purworejo (A), turun di MTS Purworejo. Naik bis kecil jurusan magelang. Turun di talang air setelah SMP N 19 Purworejo. Naik ojek dan tanya penduduk.

Naik bis => Turun di terminal Purworejo, kemudian naik angkot jurusan Purworejo (A), turun di MTS Purworejo. Naik bis kecil jurusan magelang. Turun di talang air setelah SMP N 19 Purworejo. Naik ojek dan tanya penduduk.

Naik motor => Dari Jogja: menuju ke arah alun-alun Purworejo, kemudian ke arah utara (jalan magelang), jalan terus ikuti petunjuk arah menuju kecamatan Bener. Setelah SMP N 19 ada jalanan ke arah kiri sebelum talang air. Ikuti jalan itu. Dari arah Jakarta: menuju ke arah alun-alun Kutoarjo, kemudian ke arah timur sampai ke alun-alun Purworejo, kemudian ke arah utara (jalan magelang), jalan terus, ikuti petunjuk arah menuju kecamatan Bener. Setelah SMP N 19 ada jalanan ke arah kiri sebelum talang air. Ikuti jalan itu.

Sebenarnya masih ada air terjun lain yang belum sempat aku kunjungi di Kabupaten Purworejo ini. Mungkin sedikit tips bagi para pencari curug.

1. Siapkan mental dan niat, karena mencari air terjun itu butuh perjuangan. Apalagi air terjun yang masih perawan atau jarang dikunjungi.

2. Siapkan bekal dan uang yang cukup. Meskipun wisata curug ini murah tapi kita butuh uang untuk jaga-jaga.

3. Cari di mesin pencarian google, tentang curug yang akan dikunjungi.

4. Gunakan GPS di hp mu, setidaknya untuk mencari lokasi terkenal yang dekat dengan curug.

5. Yang paling penting adalah GPS tradisional yaitu Gunakan Penduduk Setempat untuk bertanya dan bersikaplah yang sopan dan murah senyum. Syukur bisa menggunakan sedikit bahasa daerahnya.

Demikian sekelumit cerita curug di Bumi Bagelen, semoga bisa menjadi referensi wisata murah tapi menyehatkan. Namun saya cukup sedih, ketika mau tag place di web ini tidak ada nama Purworejo di pilihan.hehehehe



0 Comments

Be the first to comment.