LOGIN TO JOURNESIA

or
CLOSE

Blue, Fresh, Ever Free

jessicasurianto

On

Menikmati indahnya hamparan langit yang luas di puncak Batu Layar, dengan melihat kemegahan hamparan Batu Karang Hiu dari kejauhan, serta menanti matahari yang akan terbenam, merupakan pengalaman yang tak terlupakan di Kiluan, Lampung.

Pulau Kiluan yang terletak di daerah Lampung Selatan ini memiliki banyak panorama alam yang masih sedikit diketahui oleh orang banyak. Akhir pekan yang lalu saya bersama dengan kedua teman penikmat alam lainnya memutuskan untuk pergi kesana.

Beberapa pilihan untuk menuju Kiluan:

- Kendaraan pribadi

Membawa mobil sendiri dari Jakarta, dan menyebrang di Pelabuhan merak (per mobil Rp. 360.000 sudah termasuk orang dalam mobil).

- Kendaraan umum

Bus Jakarta – Merak bisa ditemui di terminal bus seperti di terminal Kalideres, dan menyebrang menggunakan ferry Rp. 15.000 per orang, lalu mencari travel ke Lampung Rp. 35.000 per orang, dari Lampung sewa motor atau mobil ke Kiluan.

Hari Pertama :

Berangkat dari Jakarta dengan menggunakan bus umum seharga Rp 25.000 menuju Merak. Tiba di pelabuhan Merak, kapal akan menuju ke pelabuhan Bakauheni, Lampung. Saat sudah sampai di Bakauheni, kami pergi melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bus travel dari Bakauheni menuju Kali Balok (kota lampung) Rp.35.000. Setelah itu kami lanjut menggunakan angkot untuk mencari travel yang mau menuju ke Teluk Kiluan. Harga yang kami dapatkan per orang adalah Rp.70.000. Sampai di Teluk Kiluan sudah sore menjelang gelap sehingga kami memutuskan untuk bermalam di penginapan yang ada di sana dan kamipun segera beristirahat setelah perjalanan panjang.

Hari kedua :

Kami harus bangun jam 5 pagi untuk menyaksikan lumba-lumba. Lumba-lumba yang ada disana sangat banyak dan senang rasanya melihat mereka berenang bersama-sama, sesekali mereka melompat. Setelah selesai menyaksikan ikan lumba-lumba kami pergi ke karang hiu atau yang sering diesbut dengan Batu Layar. Perjalanan yang ditempuh untuk menuju Batu Layar hanya bisa menggunakan motor. Jalanan yang dilalui penuh lubang dengan tanjakan dan turunan yang sangat terjal. Biaya untuk menyewa motor atau ojek juga sebanding dengan medan jalanan yang akan dilewati. Biayanya sekitar Rp. 100.000 – Rp. 150.000. Anda akan berpikir itu mahal apabila anda belum merasakannya sendiri. Betul-betul ekstrim tapi sangat seru! 

Sesampainya di Batu Layar, semua rasa capek dan panas hilang dengan keindahan batu karang yang besar dan indah. Semua ini diluar dari imajinasi kita, rasanya kamipun belum puas bila belum mengambil gambar yang banyak. Kami juga pergi naik ke atas salah satu batu tinggi untuk bisa menyaksikan semua keindahan hempasan ombak mengenai batu-batu karang yang ada disana dari atas. Sungguh pengalaman yang tak terlupakan.

Setelah itu kami kembali ke Teluk Kiluan untuk istirahat sebentar, lalu melanjutkan pergi ke Lagoon yang ada di sebrang Pulau Kiluan. Perjalanan kesana juga cukup ekstrim karena kami harus melewati batu-batu yang besar dan tinggi. Disarankan apabila ingin pergi kesini pada siang atau sore hari karena kalau pagi hari air laut akan menutupi jalan menuju laguna tersebut karena lokasinya ada di pinggir laut. Sebuah blue-lagoon alami yang terbentuk disini memang sangat indah, airnya di lagoon itu tidak terlalu asin dan airnya sangat jernih. Tidak terasa, bermain air disini sudah menghabiskan waktu sampai sore hari dan kamipun harus kembali sebelum langit semakin gelap.

Ingin menjauh dari kehidupan sehari-hari untuk sementara waktu dan menikmati udara segar yang baru? Teluk Kiluan adalah destinasi yang harus kalian kunjungi.



0 Comments

Be the first to comment.