LOGIN TO JOURNESIA

or
CLOSE

Bertamasya ke Desa Sasak Sade, Lombok

restianasyif

On

Berlibur ke Pulau Lombok belum lengkap apabila tidak mengunjungi Desa Wisata Sasak Sade yang terletak di Lombok Tengah. Perjalanan saya mulai dari Pejanggik, Mataram bersama Martin, Destiar dan Bang Andang dari Mataram menggunakan Sepeda Motor pukul 09.00 WITA. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih 60 menit. Jangan lupa mampir untuk sarapan Nasi Balap. Selain rasa makanannya yang lezat, Nasi Balap juga ramai dan memiliki sejarah yang cukup terkenal. 

Sesampainya di Desa Sade, kami langsung disambut dengan ramah oleh pemandu wisata dari warga asli Sade. Catatan penting untuk kamu yang berencana kesini, jangan lupa siapkan uang sukarela untuk disumbangkan demi pembangunan Desa Sade saat mengisi buku tamu. Disini, oleh pemandu wisata kami, dijelaskan mengenai sejarah, adat istiadat dan berkeliling komplek desa.

Setelah banyak diberikan penjelasan dan berkeliling rumah, di Desa Sade saya berkesempatan untuk berlatih menenun. Kabarnya benang yang dihasilkan di Desa Sade memiliki kualitas dan warna terbaik. Saya tidak bisa menahan diri untuk tidak membeli kain tenun khas Sasak Sade karena kain yang dibuat bagus-bagus sekali.

Saya mendapatkan syal tenun asli Desa Sade dengan harga IDR75.000 menjadi IDR50.000. Beberapa kain tenun lain harganya berkisar IDR 250K-450K. Senang sekali rasanya bisa memiliki foto bersama Papu (nenek). Kira kira Papu usianya berapa ya?

Ketika kita selesai tour desa, saya, Ka Martin, Destiar dan Ka Andang patungan untuk memberikan sedikit sumbangan untuk pemandu kami secara sukarela. Siapa yang menyangka ternyata pemandu wisata kami seusia saya dan telah berkeluarga. Kebanyakan warga sade  hanya berbahasa Sasak dan perempuan disana wajib untuk bisa menenun sebelum kemudian menikah. bagi kamu yang berencana ke Desa Sade jangan lupa untuk berbelanja gelang dan hasil tenun nya. Kamu tidak akan kecewa!

Thanks For reading!



0 Comments

Be the first to comment.