LOGIN TO JOURNESIA

or
CLOSE

'Air yang Beterbangan' di Lombok Utara

farahazizahz

On

Apa yang ada di pikiran kamu ketika membaca judul di atas? Mungkin kamu bertanya-tanya. ‘Kok airnya terbang-terbang? Apakah itu air terjun?’ Yaps, benar sekali. Tiu Kelep. Air terjun ini berada di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, dan masih termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Jarak dari Kota Mataram ke air terjun Tiu Kelep yaitu sekitar 3 jam tanpa macet dengan berkendara motor ataupun mobil.

Dalam Bahasa Sasak, “tiu” artinya “kolam” dan “kelep” artinya “terbang”. Mungkin dapat diartikan menjadi "air yang beterbangan". Dengan ketinggian kurang lebih 42 meter dan debit air yang deras, dari jarak jauh seperti di posisi aku berdiri ini saja percikan-percikan air sangat terasa.

Untuk mencapai air terjun ini kita harus trekking sekitar 30-45 menit dari pintu masuk menuruni ratusan anak tangga, melewati jalan tanah berbatu naik turun yang kadang terjal berliku seperti hidup kamu. Di sebelah kirinya terdapat aliran sungai, sebelah kanannya jurang. Tapi bukan jurang hatimu. Eaaa. Kita juga harus menyeberangi sungai kecil dua kali. Hati-hati saat menyeberang, perhatikan batu pijakannya, jangan sampai terpeleset. Saat-akan tiba di air terjun terdapat dua buah batu besar yang hanya menyisakan sedikit celah untuk kita lewati. Meskipun jarak serta medan dari pintu masuk hingga ke air terjun lumayan jauh dan berat, tetapi terbayar kok, air terjunnya memang super duper bagus bangeet. Kesegaran hakiki deh. Nyatanya nyegerin!

Di sini banyak wisatawan asing, tetapi tidak sedikit juga orang lokal yang datang. Untuk menuju ke air terjun Tiu Kelep, pengunjung disarankan menggunakan jasa guide dengan harga nego. Rata-rata mereka mematok harga 50 – 100 ribu bagi wisatawan domestik, dan 300 ribu ke atas untuk wisatawan asing. Harus pintar-pintar nawar, nih! Beruntungnya aku, kemarin hanya membayar 30 ribu untuk jasa guide. Menurut Kak Heri, guide asli Senaru yang mengantarkanku menuju Tiu Kelep, imbauan menggunakan jasa guide ini salah satunya untuk keamanan pengunjung, dikarenakan beberapa waktu lalu pernah ada pengunjung yang jatuh ke jurang karena tidak berjalan di jalur yang benar.

'Air yang Beterbangan' di Lombok Utara-Lombok-Guidebook With A Twist-farahazizahz

Kesegaran hqq

Buat kamu yang menyukai tantangan, cobalah pulang melewati jalur yang berbeda dengan jalur keberangkatan. Jalur alternatif ini berupa terowongan air yang panjangnya sekitar 300 meter, dengan lebar kurang lebih setengah rentangan tangan orang dewasa. Aliran airnya cukup deras, setinggi lutut, bahkan di beberapa bagian bisa setinggi paha orang dewasa. Terowongan tersebut benar-benar gelap, tetapi di beberapa tempat terdapat celah sehingga cahaya bisa sedikit masuk ke dalam. Coba saja rasakan sensasinya melewati terowongan gelap dengan air setinggi paha. Rasanya seperti didorong-dorong oleh arus. Belum lagi kita tidak tahu ada apa di dalam air sana. Guide biasanya akan menyalakan rokok untuk mengusir nyamuk.

'Air yang Beterbangan' di Lombok Utara-Lombok-Guidebook With A Twist-farahazizahz

Ini dia terowongannya. Berani??

Setelah keluar dari terowongan, kita masih harus menaiki tangga sekitar 10 menit. Lalu kembalilah kita di pintu masuk air terjun Tiu Kelep. Di seberangnya terdapat kios-kios, mushola, dan kamar mandi untuk membersihkan diri dan beristirahat.

Berikut ini beberapa tips buat kamu yang ingin mengunjungi air terjun Tiu Kelep :

  • Berangkatlah ke sini pagi-pagi karena masih sepi pengunjung, sehingga bisa mendapatkan view yang bagus. Aku tiba di sana pukul 12 siang jadi sudah ramai.
  • Pakailah alas kaki yang nyaman dan masih dalam kondisi bagus, biar nggak terganggu saat trekking.
  • Bawalah baju ganti kalau ingin berenang. Tapi by the way, di dekat air terjunnya nggak tersedia toilet ya. Jadi kalau basah kuyup tinggal tunggu kering di jalan.
  • Bawalah bekal secukupnya, nggak usah kebanyakan. Dikira mau pesta kebun? Haha. Air mineral 1,5 liter pun cukup kok. Psst, itu satu-satunya bekal yang aku bawa! Hehehe.
  • Jaga gadget dan barang bawaan kamu, biar nggak basah atau kecebur. Kamu bisa memanfaatkan kantong transparan khusus untuk menyimpan gadget.
  • Ini yang terpenting. JAGALAH KEBERSIHAN. Buanglah sampah pada tempat sampah, dan buang kenangan mantan pada tempatnya. Eh.
  • Banyak-banyaklah ngobrol sama orang lokal biar dapat pengetahuan baru. Nggak usah takut dikira SKSD (Sok Kenal Sok Dekat). Siapa tahu mereka bisa kasih tips-tips perjalanan dan membantu kamu saat kamu sedang kesulitan.
  • Yang terakhir, bawa gandengan. Lumayan kan, buat motoin kamu, ngebantu kamu pas manjat batu-batu licin, atau tiba-tiba kamu kepeleset. Jadi ada yang nolongin deh. Atau biar nggak keliatan jomblo aja. Serius, aku dikasih saran ini dari guide yang ada di sana -_-
  • Apa lagi ya? Ada yang mau nambahin?

Tiu Kelep? The most beautiful waterfall i've ever seen. Kalau kamu ke Lombok, wajib hukumnya untuk ke sini! ^^



0 Comments

Be the first to comment.