LOGIN TO JOURNESIA

or
CLOSE

5 Hal Yang Akan kamu Nikmati dan Akan Selalu Kamu Rindukan di Taman Nasional Tanjung Puting

relindapuspita

On

Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) identik dengan orangutan karena kawasan ini merupakan pusat rehabilitasi orangutan pertama dan terbesar di dunia. Di sinilah habitatnya yang memang sengaja dijaga dan wajib kita lestarikan keberadaannya.

Pengunjung biasanya akan puas melihat orangutan dari jarak yang cukup dekat saat mereka diberi makan. Ada jam-jamnya, makanya perjalanan ke tempat ini akan disesuaikan dengan jadwal makan mereka.


Tapi, melihat tingkah pola orangutan yang lucu bukanlah satu-satunya pengalaman yang bisa dinikmati saat berada di Taman Nasional Tanjung Puting. Ada banyak hal yang bisa didapatkan, yang akan membuatmu selalu rindu tempat ini, bahkan sebelum kamu meninggalkannya.

  1. Jauh dari hiruk-pikuk kota. Satu-satunya alat transportasi di sini adalah kapal kayu yang disebut klotok. Di atas kapal ini jugalah kamu akan makan, tidur, mandi, dan buang air. Kecuali kamu menyewa perahu cepat, klotok akan berjalan santai menyusuri Sungai Sekonyer yang membelah kawasan Tanjung Puting. Hanya suara mesin kapal yang akan terdengar sepanjang hari terang, lalu malamnya hening, bertemankan suara-suara hewan yang berjaga di kejauhan. Jangan khawatir nyamuk, karena kamu akan tidur berbungkus kelambu.
  2. Terasing dari dunia maya. Di sini tidak ada sinyal, jadi kamu nggak perlu pusing ketinggalan gosip di media sosial, tuntutan untuk check in lokasi, atau update foto terkini. Kamu akan benar-benar jauh dari gawaimu, kecuali itu media satu-satunya untuk mengambil gambar.
  3. Oksigen murni, karena kamu tepat berada di paru-paru dunia. Sepanjang mata memandang, yang tampak hanya hijau tanaman hutan dan pepohonan yang batangnya tinggi menjulang. Bahkan, semakin ke dalam, ada pemandangan unik yang menunjukkan perbedaan warna air, yaitu air berwarna coklat lumpur dan air bening berwarna hitam kemerahan hingga akar-akar tanaman di bawahnya terlihat jelas. Air berwarna coklat berarti telah tercemar, sedangkan air yang hitam kemerahan masih mengandung oksigen tinggi, dan zat tanin yang berasal dari akar tanaman di sekitarnya. Bisa jadi, tangki air di kapal akan diisi dengan air hitam kemerahan ini oleh pemandunya. Saya percaya, paru-paru akan kesenangan menyerap udara di sini.
  4. Pemandangan malam yang syahdu dengan langit bertaburan bintang. Kalau kamu jeli, kamu bahkan bisa melihat cahaya planet dan rasi bintang tanpa perlu bantuan teleskop. Selain itu, malammu juga akan dihiasi oleh pepohonan yang ramai dikerubuti kunang-kunang. Saya pribadi, baru saat di sana bisa melihat langsung gerombolan kunang-kunang di sebuah pohon. Mereka persis lampu yang berkelap-kelip.
  5. Makhluk endemik yang sukar ditemukan di tempat lain. Selain orangutan, banyak hewan dan tumbuhan lain yang bisa dijumpai di tempat ini. Kalau kamu seorang ahli biologi, dijamin nggak akan mau pulang. Saya sampai bersorak kegirangan saat melihat kawanan bekantan, yang merupakan maskotnya Dunia Fantasi, sedang bergelantungan di sebuah pohon. Saya juga jadi tahu sama yang namanya monyet ekor panjang. Belum lagi burung-burung yang kadang hinggap atau melintas di hadapan. Lalu, dengan mata kepala sendiri, saya melihat tanaman kantung semar, baik yang tumbuh di tanah, maupun yang tergantung di pohon. Saya bahkan mencelupkan jari ke dalamnya penasaran, apa benar jari saya akan ditelannya.

Kalau ingat itu semua, ingin rasanya mengepak ransel ke sana lagi, jauh dari rutinitas kantor dan kebisingan jalan raya.



0 Comments

Be the first to comment.